Siaga Bencana alam dalam Konteks Spiritual.

Pasca gempa 26 desember 2004 di Aceh, banyak sekali masyarakat aceh yang mengalami keresahan secara fisik dan psikologi. Kehilangan keluarga, saudara, ibu, bapak, anak dan lainnya membuat mereka (red.para korban yang selamat) kehilangan arah untuk merintis masa depan. Meninjau hal tesebut dibuatlah kegiatan yang berbasis spiritual (keagamaan) baik melalui media zikir, kultum, pengajian dan shalat bersama di dunia pendidikan baik formal maupun non formal.

Tujuan dari kegiatan ini adalah:
1. Melahirkan siswa-siswi yang memiliki kesadaran keimanan bahwa setiap musibah yang terjadi adalah ketentuan Allah Swt dan dapat bersabar menerimanya serta berusaha untuk bangkit.
2. membina siswa-siswi agar tidak berputus asa terhadap rahmat Allah Swt. dan tidak terus menerus berada dalam kondisi duka cita.
3. menormalisasi kehidupan agama, sosial dan budaya dalam masyarakat
4. membangkitkan kembali semangat siswa-siswi dalam menatap masa depan.

Beberapa hasil yang diharapkan dari kegiatan ini diantaranya adalah:
1. Aktifnya kegiatan keagamaan (pengajian serta shalat berjama’ah)
2. Terbentuknya semangat hidup dalam menatap masa depan dan kestabilan emosional siswa dapat terkontrol. Terciptanya kreativitas di kalangan siswa-siswi guna meningkatkan kecerdasan intelektual, mental dan spiritual.